Truk Tronton Pengangkut Besi Beton Terperosok di Pelabuhan Kayangan

Mobil truk tronton terjerumus di Dermaga Kayangan, Lombok Timur (Lotim), Kamis, 25 Juni 2020 sore. Insiden ini berawal saat truk tronton yang diketahui bermuatan besi beton itu akan naik ke kapal ferry untuk melintas dari Dermaga Kayangan, ke arah Dermaga Pototano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Info yang digabungkan Suara NTB, kejadian jatuhnya truk itu waktu akan melintas dari Dermaga Kayangan, Lotim ke arah Dermaga Pototano, KSB memakai ferry. Namun waktu akan masuk kapal, mendadak tali pengikat di antara pelabuhan serta kapal ferry terputus. Waktu itu, tempat truk tronton baru masuk di bagian kepala ke kapal hingga mengakibatkannya langsung terjerumus ke laut.

Simak Juga : besi beton

Kapolsek KP3 Kayangan, Iptu Sahiman pada Suara NTB, membetulkan kejadian jatuhnya satu truk tronton itu. Insiden itu seputar jam 16.00 Wita waktu truk yang diketahui bermuatan besi beton dengan berat 50 ton akan masuk ke kapal untuk lakukan penyeberangan ke Pulau Sumbawa. Mujur cuma sisi kepala kapal yang jatuh untuk selanjutnya dilaksanakan perlakuan selanjutnya.

Kehadiran truk tronton itu, lanjut Sahiman, adalah penumpang paling akhir pada kapal yang masuk ke kapal dengan penyeberangan lewat pelabuhan dua di Dermaga Kayangan. Belum tahu pemicu putusnya tali pengikat itu. Hingga saat sisi kepala truk tronton masuk, tali langsung terputus yang mengakibatkan sisi kepala truk masuk ke laut. ‘’Beruntung cuma kepala truk saja yang jatuh. Untuk kapal yang akan ditumpangi itu masih lakukan penyeberangan,”terang bekas KBO Reskrim Polres Lotim ini.

Tidak ada korban jiwa serta beberapa luka dalam kejadian ini. Pasalnya di truk cuma ada sopir serta dengan cepat dilaksanakan eksodus. Namun untuk sesaat waktu, kehadiran pelabuhan dua di Dermaga Kayangan tidak bisa digunakan. Serta dilaksanakan penutupan sesaat sebab truk tronton belum bisa dievakuasi.

Bacalah : harga kayu papan

Seorang Bocah Meninggal Terbenam di Sisa Tambang Pasir
Sekarang ini faksi dari Polsek Kayangan, PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Kayangan telah mengikat tubuh truk memakai tali sling supaya tidak masuk ke laut. Untuk proses eksodus sendiri beberapa usaha masih dilaksanakan. Diantaranya memakai cran dengan terlebih dulu mengevakuasi muatan truk berbentuk besi beton seberat 50 ton itu. (yon)

READ  Yuk Gunakan Bumbu Dapur untuk Noda di Keramik Kamar Mandi

General Manajer (GM) PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Kayangan Lotim, M. Yasin, menjelaskan jika dia belum bisa memberi info semakin jelas berkaitan jatuhnya satu unit mobil truk tronton itu. Dia sedang ada di TKP bersama-sama lembaga berkaitan yang lain dalam tempat masih kerja untuk lakukan eksodus. ‘’Kita masih kerja untuk proses eksodus. Mudah-mudahan cepat usai,” katanya singkat.

You May Also Like

About the Author: Admin